Putus Asa

1345 Words

            Ponsel Raya berbunyi, awalnya dia takut mengangkatnya karena yang menelepon adalah nomor Larissa. Saat itu Raya sedang duduk di beranda, sedangkan Ayas tengah berjemur di halaman rumah sambil Latihan jalan. Tapi karena penasaran, akhirnya Raya mengangkat ponselnya di detik-detik akhir.             “Halo?” Terdengar suara seorang wanita di ujung telepon.             “Iya, ada apa?” Raya menjawab ketus.             “Ray, maafkan aku mengganggu, ehm bisakah kita bertemu? Ada yang harus aku bicarakan dan itu sangat penting,”             “Maaf, aku tidak bisa, aku sedang sibuk, aku harus menjaga suamiku,”             “Memangnya suamimu kenapa?”             “Suamiku mengalami kecelakaan motor, dan kakinya patah, jadi aku harus mengurusnya, memangnya ada keperluan apa?”        

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD