15 - Ejekan

1017 Words

Darmo Vandara secara bergantian melihat arloji dan handphone tengah dipegang. Memastikan waktu serta menunggu panggilan dari sang adik yang tak kunjung didapatkan. Rasa kesal sudah sejak lima menit lalu menyelimutinya. Dan kini kian menjadi. Reaksi yang sudah semestinya ditunjukkan karena Varlotta datang begitu terlambat. Sudah hampir 30 menit menanti. Namun, belum dilihatnya mobil mewah milik sang adik bungsu di depan mata.  "Jika lima menit lagi tidak sampai. Aku akan pergi. Aku tidak peduli dia akan marah dan mengomel." Darmo Vandara pun melihat jam tangannya kembali guna menghitung berapa menit telah berlalu. Lalu, diembuskan napas untuk mengurangi rasa kesalnya yang semakin bertambah. Namun, tak berhasil. "Dia benar-benar membuatku emosi. Baiklah ak--" Darmo Vandara tidak dapat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD