Lila menerima suapan demi suapan dari tangan Banyu. Perempuan itu makan dengan lahap meskipun wajahnya tak bereaksi banyak. Ia juga lebih tenang hari ini, tepat satu bulan berlalu pasca persalinan yang hampir merenggut nyawanya. Ketenangan Lila juga berkat resep obat dari psikiater yang terus ditemuinya hampir setiap hari. Obat itu membuat Lila tak bertenaga. Ia lemas setiap harinya. Tatapan matanya juga masih kosong namun kini saat diajak berbicara, perempuan itu sudah bisa merespon dengan baik. Ia tak lagi seperti Lila yang pertama kali diajak berbicara pasca bangun dari komanya dan menangis histeris saat mengingat masalah hidupnya. Walaupun keadaannya membaik. Lila masih belum bisa diajak berkomunikasi mengenai bayinya. Meski sudah tidak lagi menanggapi dengan teriakan atau tangisan

