“Oh Elvern!” yang membuka pintu rupanya Idril, wanita itu tidak henti memberikannya sebuah senyuman menggoda sesekali dia menyikut pria itu. Seperti perkataannya kemarin bahwa dia akan datang untuk makan malam keluarga. Seharian setelah pertemuannya dengan Nana terus terang Elvern tidak begitu dalam suasana hati yang bagus. Tapi melihat perempuan ini yang membuka pintu rumah Haleth sepertinya dia sudah mengatakan pada Idril perihal hubungan mereka. “Dimana Haleth?” tanya Elvern cukup to the point. Idril hanya memberenggut, tapi kemudian dia bergegas membawa pria itu masuk. “Haleth sedang menyelesaikan sentuhan terakhir pada hidangan rahasianya dan dia tidak membiarkanku mengganggunya. Dia mungkin tidak ingin aku mengacaukan masakannya.” Idril tertawa, dan benar seperti yang dikatakan o

