“Aku tidak mengerti mengapa kau berusaha keras untuk menggulungku dengan selimut seperti ini Elvern,” sorot matanya terlihat memercikan sebuah tanda permusuhan sementara Elvern sendiri berusaha keras untuk menahan keinginan hatinya, sebetulnya dibutuhkan usaha yang cukup gigih untuk tidak melompat keatas ranjang yang sedang ditempati oleh Haleth sekarang meskipun dia sudah tergulung selimut. Sejujurnya ini karena Haleth, Elvern hampir gila hanya karena krim kocok yang bersarang di sisi bibirnya saat mereka berbincang dan menikmati anggur mereka. Elvern terus berusaha memutar otaknya untuk berpikir lurus, mencegah dirinya bertindak bodoh dengan maju dan menjilati noda itu. Tapi Elvern jelas harus berpikir ulang untuk melakukan tindakan ekstrim itu, sebab bagaimanapun dia telah mengutarakan

