Terus Terang

2104 Words

Seiring Elvern yang bersikeras untuk menahanku bersamanya saat itu pula aku merasakan sebuah perasaan yang pahit mulai menggelitik tenggorokanku. Meski begitu aku mencoba untuk menelannya. “Aku sungguh tidak mengerti denagn semua ini. Apa yang membuatmu begitu terobsesi denganku? Dilihat darimanapun kita berdua ini tidak cocok. Dengan apa yang kau miliki sekarang kau bisa mendapatkan wanita yang cantik yang bisa dengan sukarela membahagiakanmu.” Entah dalih apa yang membuatku malah bersikeras untuk mengeluarkan kata-kata macam itu. Padahal aku tidak pernah sesentimental ini. saat aku memutuskan Aeldene dulu aku bahkan tidak peduli apakah dia akan bahagia atau tidak. Aku sama sekali tidak pernah membandingkan diriku dengan siapapun disekitarnya. Tapi kenapa padanya aku merasa begitu rendah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD