Nostalgia dan Kesan

2112 Words

“Halo Haleth, maaf aku lupa padamu padahal kita pernah bertemu sebelumnya. Kau masih ingat aku tidak? aku ini Karina sepupunya Elvern aku harap kau masih memiliki kenangan dengan itu,” Begitu aku selesai menerima panggilan telepon yang tidak lain dari Idril wanita dengan tubuh semapai itu langsung melambai ringan padaku dengan sapaan yang terlihat dua kali lipat lebih antusias. Aku memang familiar dengan dia, tapi tidak kusangka orang ini pernah bertemu denganku sebelumnya. Aku terkadang tidak peka pada siapa yang aku temui, bahkan lebih banyak melupakan wajah dan juga identitas mereka bila kami tidak saling menyapa lagi setelah perkenalan pertama. “Ah.. sejujurnya aku memang sedikit mengenalmu, tapi aku tidak begitu yakin. Tolong jangan tersinggung,” aku berucap jujur dan diluar dugaan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD