Keributan Sagara dan Alice

1148 Words

Di London, pukul dua siang hari. Sagara baru menampakkan kepalanya setelah menutupinya akibat dilanda pusing. Akhir-akhir ini pekerjaannya belum juga tuntas. Sagara, cukup memaklumi keadaan perusahaan Alice yang begitu besar di London. Tidak jarang juga justru perusahaan besar di negeri lain, berlari ke sini untuk mengajak kerja sama. Mumpung jam istirahat, Sagara sebenarnya berniat untuk makan siang. Namun, sesuatu menghentikan niatnya. Notifikasi dari Alice, istrinya di nomor w******p. Isinya hanya sekadar menyuruhnya menunggu saja, karena Alice akan datang membawa makanan. Mungkin juga makanan serba saji. Sagara akhirnya memilih mendorong dirinya sendiri ke sofa. Setidaknya sambil melepas penat. Karena dibuat menunggu oleh Alice. Tentu Sagara, bosan. Dia akhirnya bermain HP. Beberap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD