"Mas, kira kira apa yang akan terjadi?" tanyaku sambil mendekat pada Mas hamdan. "Aku tidak tahu, aku akan melihatnya," jawab suamiku sambil menghela napas dan beranjak ke dalam. "Ya Tuhan ... mengapa harus sepagi ini drama di rumah ini sudah terjadi. Bukankah di dalam doa dan salatku aku selalu mendoakan yang terbaik untuk keluarga ini. Tapi mengapa Engkau memberikan prahara yang begitu besar?" Aku menunggumam seperti itu sambil menahan perasaanku. Kupikir setelah menikah dengan Mas Hamdan, luka masa lalu tentang penghianatan dan sakit hati yang diberikan Mas imam akan berakhir. Nyatanya ujian yang kini datang lebih berat dari ujian sebelumnya. Kalau sebelum ini, Sari istrinya mas imam, tidak terlalu banyak tingkah dan membuat masalahm. Maka sekarang, aku berhadapan dengan ular berb

