89 melihat

1093 Words

Melihat rombongan keluarga istrinya pergi begitu saja tentu Mas Hamdan berusaha untuk menghentikan mereka, mantan Suamiku itu kelabakan, dia menghadang dan minta maaf tapi semuanya percuma saja. "Maaf, saya tidak bermaksud membuat kalian tersinggung, sedikit urusan dengan Aisyah," ucap Hamdan. "Penting sekali, kau, memangnya dia siapa, bukankah hanya sepupumu? Kenapa tidak kau pentingkan istri dan suara kebebasan yang baru pertama kali datang mengunjungi kalian?" "Sepupu ...?" Ini massa beban yang kebingungan mendingar hardikan uwaknya Maura. "Iya, wanita ini hanya kerabatmu 'kan, penting sekali kau berbicara dengannya sampai mengambil begitu banyak waktu, kami yang datang bertamu diabaikan dan duduk sendirian!" "Dia bukan sepupu saya tapi dia ada istri saya, " jawab Mas Hamdan lanta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD