Siang ini aku berniat menemui Mas Randy untuk memintanya menandatangani berkas perceraian kami, sekaligus aku ingin memberi tahunya berita duka bahwa kekasihnya telah meninggal dunia. Begitulah, setelah 25 menit berkendara dari kantor, maka sampailah aku di rutan tempat mas Randy di tahan. Ia baru di pindahkan kemari setelah kemarin sempat satu bulan ditahan di kantor polisi. "Bu Imelda," sapa salah seorang petugas yang pernah kutemui di pengadilan kemarin. "Ya ... Ada ada Pak?" "Ibu mau kemana?" "Saya akan menemui Pak Randy," jawabku. "Kebetulan ini saya mau menitipkan surat," katanya sambil menyodorkan kertas beramplop coklat. "Dari siapa?" "Dari mendiang Nona Elea, kami menggeledah selnya dan menemukan sepucuk surat yang ditujukan pada anda dan saudara Randy," jawabnya. Kupegan

