125

1096 Words

"sebenarnya aku membuat sebuh masalah Mas." Begitu ucapku ketika kami sedang berbaring berdua di peraduan. "Jadi itu kah yang membuat dirimu terlihat resah dan lesu?" "Uh-humm," gumamku. "Apa masalahnya?" Pria itu mendekat lalu merangkul tubuhku. "Kamu tahu sendiri kan kalau Hamdan selalu mengirimkan pesan dan menggangguku, dia bilang masih cinta dan ingin kembali ...." "Ya, lalu kenapa?" "Aku sudah meneruskan pesan itu kepada istri dan keluarganya agar semua orang tahu dan bisa mencegah perbuatan Mas Hamdan, minimal bisa menyadarkannya," desahku. "Ya, apa yang kau lakukan itu mungkin tidak terlalu salah," jawab Mas Irsyad. "Tapi Hamdan sangat murka dan mengancamku, dia bilang akan menghancurkan rumah tanggaku, sebagaimana aku menghancurkan dirinya." "Tidak akan ada yang menggoyah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD