"Hei, kau tak tahu bahwa selalu mengancam suami dengan cerai adalah dosa?" tanyanya dengan nada yang direndahkan dari tadi. "Aku tidak main-main Mas, ketika situasinya sudah tidak nyaman lagi untuk kita berdua ada baiknya kita berpisah, aku lelah Mas. Dan ya, kau bicarakan dosa, apa kabar dosa semalam? Percintaan yang kau tunjuk-tunjukkan?" "Maaf, aku minta maaf, aku khilaf, setan mengendalikan nafsu dan diriku," ucapnya. "Ya ampun ...." Menyalahkan setan katanya, Aku kehabisan kata-kata. "Tapi kenapa reuni harus harus secantik itu, kenapa kau wangi sekali, apa kau berencana memikat seseorang?" Astaghfirullah! Jelas sekali dia cemburu. "Aku hanya ingin bahagia dengan diriku sendiri," jawabku santai. "Jangan alasan!" "Baiklah, aku sedang cari laki-laki, barangkali bisa kudapatkan p

