148

1088 Words

"Aku memang tidak akan berpoligami dan tidak pernah memikirkan itu untuk terjadi Aisyah, jangan khawatir." "Selama kau masih memberinya ruang untuk akrab denganmu, maka wanita itu akan merasa punya kesempatan dan peluang, aku harus bersikap tegas. Jika dia sudah menolak dijodohkan, maka kuyakin dia sudah rencana untuk masa depannya. Setidaknya wanita itu mulai merasa malu denganku." "Baiklah, calm down, tenang sedikit, Bunda. Aku mencintaimu," ucapnya yang segera merangkul diriku dengan penuh kasih, dielusnya punggung ini, berusaha menenangkan diriku yang kemudian terhanyut dalam hangat pelukan dan sikapnya. Aku yang tadinya masih ingin marah tiba tiba tak menemukan lagi alasan untuk mengoceh karena sikap Mas Irsyad sangat gentle dalam mengendalikan amarahku. "Sebaiknya mari istirahat k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD