Ternyata bertengkar denganku membuatnya tidak jadi menghadiri persidangan, terbukti ketika kami dipertemukan, dia sudah berlalu. Pergi entah kemana? Tim pengadilan agama bertanya tentang keberadaan suamiku dan aku hanya menjawab tidak tahu. Karena kehadirannya alpa, jadi, agenda mediasi hari itu terselesaikan tanpa adanya solusi. Kutinggalkan pengadilan dengan sebuah jadwal sidang berikutnya di tangan. Karena selama pertemuan dengan pihak pengadilan aku telah mematikan ponsel, jadi setelah kuhidupkan ternyata ponselku sudah punya banyak panggilan tak terjawab. Baru saja beberapa detik ponsel menyala tiba-tiba ada telpon dari ibu mertua. Kuangkat segera karena tahu, dia pasti khawatir jika aku tak menjawab panggilannya. "Aisyah, ya allah syukurlah, kamu menjawab panggilanku." "Ada ap

