Tok Tok Tok… “Selamat pagi, Komandan.” Hendri memberikan salam. “Selamat pagi bos. Bagaimana semalam? Apakah semua sesuai harapan?” Michelle muncul dari belakang Hendri dengan cengiran lebar menghiasi wajahnya. “Hmm…” Hanya jawaban singkat yang diberikan Daniel, kemudian ia mempersilahkan kedua anggotanya masuk. “Kau sudah melacak orang itu?” Daniel bertanya dengan wajah serius. “Sesuai perkataan Nyonya Muda, orang itu ada di kamar Nona Jasmine. Sepertinya dia bersembunyi di kamar Nona Jasmine. Bahkan sampai saat ini, dari setiap titip keluar kami belum melihat adanya pergerakan orang itu meninggalkan kamar Nona Jasmine.” Hendri melapor dengan cepat. “Hidung Nyonya sungguh hebat. Aku tidak menyangka Nyonya dapat mencium bau darah diantara begitu banyak wewangian dengan begitu mudahny

