Kembar

2384 Words

Baru saja mereka merasa sedikit lega dan merayakan kembalinya Raymond, tiba-tiba suara ledakan kembali terdengar. Lantai laboratorium bergetar keras, atapnya runtuh sedikit menghujani Sierra dan lainnya, yang berada dibawahnya, dengan batu-batuan kecil dan pasir. Raymond segera berdiri dan meraih senjata yang tadi di tendang Sierra menjauh. Jasmine juga mengeluarkan pistolnya dan kembali bersiaga. Sierra segera menarik Ans kembali ke dalam gendongannya. Mereka saling bertatapan khawatir. “Ayo, kita harus kembali ke tempat Daniel. Semoga saja suara ledakan itu menandakan kemenangan di pasukan kita, kalau tidak…” Perkataan Sierra berhenti ditengah jalan. Dia tak berani untuk menyelesaikannya dan memikirkan kemungkinan terburuknya. Mendengar perkataan Sierra, yang lainnya menanggapi hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD