Beberapa saat sebelumnya di apartemen Sierra. Sierra dan Daniel masih berdiri berjauhan sambil menonton berita yang disampaikan Falcon pada wartawan di televisi. Tanpa disadari, sudut bibir Sierra terangkat membentuk sebuah senyuman yang begitu tulus. “Kau terlihat sangat bahagia untuk pria lemah itu.” Suara berat Daniel terdengar, nadanya datar tapi Sierra bisa mendengar sedikit rasa tak suka di dalamnya. “Ck. Ray tidak lemah.” Sierra melirik sinis ke arah Daniel sebelum kembali menatap layar televisi. “Dia pria yang baik, selama ini, dia yang membantuku saat aku berada di titik terendah didalam hidupku. Aku senang melihatnya berhasil mencapai salah satu cita-citanya.” “Kau menyukainya?” Daniel kembali bertanya, suaranya masih terdengar datar dan dingin. Karena Sierra membelakangi Da

