Melihat tak seorangpun datang untuk membantunya, Sierra mengalihkan pandangannya ke seluruh ruangan, Dengan hanya seorang diri, ia tidak akan punya waktu untuk mencari alat yang dibutuhkan sambil menjaga wanita itu tetap hidup, jalan lainnya adalah secepatnya mendapatkan alat darurat yang bisa membantunya. Matanya tidak sengaja berhenti pada sebuah alat semprot obat asma. Dengan cepat, Sierra berlari meraih obat itu dan memodifikasinya agar bisa menjadi alat penghisap sementara. Sang bocah perempuan hanya bisa memegang tangan ibunya yang semakin melemah dan terus menangis memanggil-manggil perempuan itu. Usia anak itu sepertinya sedikit lebih besar dari Ans, tetapi tubuhnya terlihat lebih kecil dari Ans. Melihat ibunya yang kesakitan, anak itu tak sanggup lagi menahan isakannya, “Ibu, be

