Kenangan

2092 Words

Sierra yang melihat Profesor Gerald dalam bahaya langsung panik. Jantungnya seperti melompat keluar dan membuat nafasnya tercekat. Nyaris saja Sierra melompat keluar dari persembunyiannya, jika saja Franklin tidak menahannya. “Daniel, kumohon, tolong selamatkan guruku.” Sierra berbisik pada alat komunikasinya. Drap….drap…drap… Ditengah keheningan yang menegangkan, Sierra bisa mendengar langkah kaki yang tenang, tetapi terasa begitu tegas. Sosok tinggi besar, seorang pria berdiri di tengah-tengah ruangan, di tangannya ada sebuah pistol yang seluruhnya bagiannya berwarna hitam pekat. Sosok itu berhadapan langsung dengan pria yang menyandera Profesor Gerald. “Wow…Jenderal Daniel, apa yang membuat seorang Dewa perang berkenan datang mengunjungi rakyat jelata seperti diriku?” Pria penyande

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD