Sahabat?

2167 Words

“Jasmine.” Peringatan terdengar di nada suara Daniel. Setelahnya dia tidak mengatakan apapun lagi. Tetapi, satu kata itu sudah cukup bagi Jasmine, untuk mengetahui kalau suasana hati pria itu berubah menjadi buruk. Jasmine menyadari, dirinya sudah lepas kendali karena terlalu emosi. Dengan cepat, ia menata kembali perasaannya, dia tidak boleh sampai salah langkah. Daniel sudah mulai memihak wanita itu, dia tidak boleh menyebabkan pria itu semakin dekat dengan wanita itu, lebih dari yang sekarang. “Meskipun Ans bukan anak kandungku, tetapi aku menyayanginya seperti anakku sendiri. Aku akan merawatnya seperti putraku sendiri. Aku tidak ingin kehilangan kalian berdua, aku ingin segera menjadi bagian di dalam hidup kalian.” Jasmine memperlihatkan wajah sedih penuh kerinduan. Sorot mata Dani

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD