“Tidak, Daniel, kau salah paham. Bukan… bukan seperti itu kenyataannya. Tidak benar. Semua.. Semua hanyalah rencana busuk Sierra. Aku… aku tidak memasukkan apapun ke dalam saluran udara, waktu itu a.. Aku.. aku hanya sedang memeriksa nya saja. Ya benar, aku hanya sedang memeriksa saja, karena aku sempat melihat Sierra berada disana, dan… dan… aku curiga padanya.” Jasmine tergagap berusaha menjelaskan. Otaknya berputar keras mencoba mencari alasan untuk membenarkan semua tindakannya. “Dan, kau tahu, ternyata, dugaanku benar, dia sengaja menularkan virus pada dirinya sendiri, setelah menyuntikkan antivirus, sehingga tubuhnya memiliki antibodi. Kau… kau juga pasti tahu kan, antibodi tidak mungkin terbentuk dalam waktu beberapa hari saja, dengan adanya antibodi di tubuh Sierra, sudah membukt

