Setelah berpamitan dan mengantar Ans masuk ke kelasnya, Daniel dan Sierra melangkah pergi ke arah parkiran tempat mobil Daniel berada. Daniel melangkah disamping Sierra dan bertanya dengan nada khawatir, “Apakah kau baik-baik saja? Tidak ada yang terluka?” “Hmm… Aku baik-baik saja. Seharusnya kau tidak perlu muncul. Aku bisa menanganinya sendiri.” Sierra mendengus kesal. “Bisa menanganinya sendiri? Tubuh pria itu saja dua kali lebih besar darimu, meskipun pangkatnya rendah, dia adalah prajurit yang terlatih. Bisa kau katakan padaku, bagaimana rencanamu untuk menanganinya?” Daniel menggeram rendah ketika mendengar jawaban Sierra yang begitu sombongnya. Wanita itu berhenti melangkah dan menghadap Daniel, perlahan dia membuka telapak tangannya yang mengepal erat sedari tadi. Di dalamnya a

