“Daniel?!” Di tengah keterkejutannya, Sierra reflek langsung memanggil Daniel dan mengulurkan tangannya kedepan. Belum sempat Sierra menemukan keberadaan Daniel, sebuah telapak tangan besar telah meraih tangannya terlebih dahulu dan langsung menggenggam jari-jari kecilnya dengan erat. “Pemadaman listrik ini di sengaja. Berhati-hatilah. Jangan bertindak sembarangan. Selalu berada di sisiku. Paham?” Suara Daniel terdengar begitu dingin dan galak, tetapi ditengah kegelapan itu, Sierra bisa merasakan kekhawatiran dan perhatiannya. “I…iya…” Sierra menjawab dengan sangat gugup. Setelahnya, Daniel menggiring Sierra agar bergerak bersamanya dengan sangat hati-hati. Jantung Sierra berdebar dengan sangat kencang. Kegelapan yang menyelimutinya membuat perasaannya resah semakin tidak menentu. “Dan

