Ternoda 1 (18++)

1840 Words

“Aku pulaaang.” Sierra membuka pintu besar rumah keluarga Maximilian dengan perlahan dan melangkah masuk dengan hati-hati. Langkahnya sedikit melambat karena kelelahan. Beberapa hari ini, jadwal operasi dan jumlah pasiennya yang mencarinya di RS Saint Mirrae meningkat drastis. Sebelumnya, Raymond masih secara rutin mengantar-jemput Sierra dari rumahnya ke RS Saint Mirrae. Tetapi karena jadwal Sierra yang begitu padat, terkadang membuat dirinya tidak dapat pulang sama sekali. Akhirnya, Raymond tidak lagi memaksa Sierra untuk pulang, tetapi bukan berarti dirinya melepaskan Sierra begitu saja. Penjagaan ketat tetap dilakukan Raymond pada Sierra saat Sierra berada di rumah sakit. Saat Sierra melewati ruang keluarga untuk menaiki tangga menuju lantai dua menuju kamarnya, Sierra baru menyadar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD