“Halo, Oma Rosa. Apa kabar?” Suara kekanakan tetapi sok dewasa Ans, terdengar di telinga Bibi Rosa. “Halo, Tuan Kecil. Oma sehat. Tuan Kecil apa kabar?” tak menunggu jawaban dari Ans, Bibi Rosa langsung melanjutkan kalimatnya. “Tuan Besar sudah kembali dari luar negeri dan dia sangat merindukanmu. Bisakah kau kembali ke rumah sebentar?” Suara Bibi Rosa terdengar sangat ragu. “Kakek Buyut sudah kembali? Pasti Oma, aku akan datang. Bilang Kakek Buyut, tunggu aku, ya” Ans menjawab cepat dengan suara bahagia. Setelah menutup telepon, Bibi Rosa menggelengkan kepalanya, sebetulnya ia merasa sedikit malu dan bingung. Bagaimanapun juga, Daniel sendiri yang mengusir ibu dan anak itu dari rumah ini. Namun, sekarang ketika ada masalah, mereka juga yang mengganggu mereka untuk mendapatkan pertolong

