Tanpa basa-basi Pria itu langsung memotong perkataan Jasmine. Suaranya sangat datar sampai tak terasa emosi apapun disana, tidak diketahui apakah pria ini sedang merasa gembira atau marah. Kegembiraan di wajah Jasmine membeku seketika. Ia terdiam sebelum mampu menjawab Daniel dengan kebingungan, “Iya benar, aku yang memintanya datang ke sana. Apakah ada sesuatu yang terjadi?” Sebelum mendapatkan jawaban dari Daniel, Jasmine segera melanjutkan kalimatnya untuk menjelaskan, “Guru dan aku tidak ada disana, aku khawatir tidak ada orang yang bisa merawatmu disana, pasien-pasien yang ditinggalkan guru juga memerlukan tindakan perawatan lanjutan. Karena Stenny juga calon dokter, jadi aku memintanya untuk datang membantumu.” “Suruh dia pulang.” Nada suara Daniel tidak berubah, tetapi karena pr

