Mabuk Edisi 2

2328 Words

“Baiklah, Tuan Edmund. Akan kubuktikan pada Anda!” Dengan tegas Sierra berkata. Wajahnya terlihat penuh tekad kuat dan membara. Setelah beberapa kali menarik nafas, Sierra mulai membungkukkan badan dan menatap wajah Daniel lekat-lekat. Edmund sangat benar, ketampanan Daniel begitu mempesona, Sierra menatap hidung mancung dan bibir tipis pria itu yang begitu menggoda untuk di cium. Perlahan tatapan Sierra bergerak naik, Sierra dapat melihat bulu mata Daniel yang panjang, berwarna hitam lentik, dan ketika matanya bertatapan langsung dengan bola mata hitam yang membalas tatapannya dengan begitu intens, tanpa Sierra sadari, sorot matanya berubah sedikit sendu, dan Daniel bisa melihat tatapan kerinduan dan cinta yang akhir-akhir ini sudah sangat jarang dapat ia nikmati lagi. Semakin wajah S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD