Wanita Munafik

950 Words

“Baik, aku mengerti, Pak.” Sierra menatap Profesor Gerald dengan tekad dan kemauan kuat terlihat jelas pada sorot matanya. “Jangan gugup, kau hanya perlu melakukan hal yang harus kau lakukan. Belajar dengan tekun, selamatkan pasien dengan baik.” Profesor Gerald menepuk bahu Sierra dengan sikap kebapakan. Sierra langsung merasakan matanya memanas. Dia berkedip cepat mencegah air matanya mengalir. Entah sudah berapa lama dia tidak mendengar kata-kata seperti itu. Cara bicara Profesor Gerald seperti orang tua baik hati yang sedang menasehati anaknya, membuat Sierra mengenang masa lalu. Sierra melihat jam di pergelangan tangannya. Ia masih memiliki banyak waktu sebelum waktu pulang. Tidak ingin menyia-nyiakan waktu, ia menyampaikan maksudnya pada Profesor Gerald untuk segera memulai pelajar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD