Mencuri Satu Kecupan

1037 Words

"Arrrgghhh!" Erlan akhirnya mendapatkan pelepasannya. Saat ini, dirinya sedang berada di dalam kamar mandi. Baru saja Erlan menuntaskan hasratnya melalui permainan jari-jarinya sendiri, sambil membayangkan tubuh Mitha yang telanjang dan begitu menggetarkan jiwanya. Yang sungguh begitu menggoda hatinya. Namun sepertinya, Erlan merasa jika permainan tangannya kurang memberinya sensasi maha dahsyat. Tidak seperti yang dia peroleh saat menyentuh tubuh gadis itu. Sejujurnya dia menginginkan tubuh Mitha, yang sepertinya telah menjadi candu baginya. "Sial! Ada apa denganku? Kenapa aku sangat b*******h saat ini? Apakah aku sudah terkena kutukan dewa m***m?" ujarnya sambil menatap dirinya di depan cermin. "Ini juga kok masih tegang saja, sih!" Erlan tak habis pikir, jika senjata pamungkas mili

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD