Tiga Puluh Enam

1766 Words

Nazeela segera menghampiri Kay setelah wanita itu mencoba wedding dress yang ia buat, lalu menatap dadaa Kay, “Kenapa bagian itu semakin berisi?” godanya. Ia jelas menyadari adanya perubahan dari waktu terakhir kali mencoba wedding dress yang ia buat. Kay menepuk lengan Nazeela, “Jangan berpikiran negatif. Ini murni buatan Tuhan, bukan mantan.” Ujarnya. Nazeela tersenyum tipis, “Tapi bentuk tubuhmu semakin bagus saja. Itu membuatku iri, apalagi setelah aku menyadari kalau bentuk tubuhku menjadi sangat berisi seperti ini.” Keluhnya. “Lagi pula, kau aneh Zee. Saat orang lain stress akan mengurangi porsi makan mereka, sementara dirimu malah sebaliknya.” Nazeela ikut menatap cermin dan melihat dari depan, samping dan belakang, “Memangnya ini terlalu buruk?” Kay menggelengkan kepalanya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD