Bab 47

1205 Words

Semalam, Revan sulit tidur karena terus membayangkan betapa manisnya Clara. Perlu waktu hingga ia benar-benar terlelap. Entahlah, ia tidak bisa berhenti tersenyum. Ia jadi semakin yakin kalau Clara juga menyambut dengan baik perasaannya. Sekarang, Revan bangun tidur dengan lebih fresh dan sangat bahagia meskipun hanya tertidur beberapa jam saja. Dengan bertelanjang bagian atas tubuhnya, karena memang ia biasa tidur tanpa mengenakan atasan, Revan langsung mengambil handuk dan mandi. Ia harus mencegah Clara pulang. Bagaimana pun caranya. Itu sebabnya ia rela bangun padahal masih sangat pagi. Demi Clara. Revan merasa roda benar-benar berputar. Dulu, Clara di matanya hanyalah wanita pemberontak dan susah diatur. Ia bahkan tanpa ragu memperlakukan wanita itu dengan buruk. Namun sekarang, Cla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD