Lidya lega. Ia sudah berhasil kembali membuka blokiran Revan di ponsel Clara, sekaligus menghapus satu chat yang masuk. Ya, rupanya Revan mengirimkan chat juga. Untung saja tadi Lidya gerak cepat memblokirnya, sehingga Clara tidak akan tahu chat Revan yang menanyakan kenapa me-reject panggilannya. Setelah berpisah dengan Clara di lift, karena ia harus turun di lantai empat, Lidya lalu memasuki ruangan privasinya bersama Angga. Baru saja masuk, ia langsung dikejutkan dengan keberadaan kekasihnya itu. Seingatnya tadi Angga berangkat ke kantor dan mengatakan akan pulang agak malam. Namun, kenapa sekarang sudah ada di sini? Terlebih pria itu tampak baru selesai mandi, terlihat dari rambutnya yang masih basah. "Sayang, kamu nggak jadi ke kantor?" Angga pun duduk di sofa dengan pakaian santa

