Raina hanya mengangguk ragu saja. Dia tidak tahu harus menanggapi Brama dengan cara bagaimana. Hening sesaat. "Dengan segala kerendahan hati dan perasaan yang tulus. Saya, Brama Xaviero selaku seseorang yang pernah datang di kehidupan mu dan almarhum Reno ...," Belum sempat Brama melanjutkan perkataannya. Tiba-tiba para suster keluar dari ruangan operasi Kiara dan Kenzo. Melihat hal itu terjadi, sontak Brama dan Raina segera berdiri dari duduknya lalu menghampiri para suster itu. "Ada apa Sus? Mengapa kalian tampak begitu panik dan berlarian?" tanya Raina kala mencegah satu Suster berkulit sawo matang itu. Suster itu tampak sangat terengah-engah. "Maaf Bu, keadaan Kiara menurun saat transplantasi ginjal telah dilakukan. Kini kami harus segera mencari donor pengganti untuk Kiara di ru

