Fajri's House

2084 Words

Akhirnya bel yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap warga sekolah tiba. Apalagi kalau bukan bel yang menandakan jam belajar telah berakhir yakni, bel pulang. Najihan tertawa kecil kala melihat Alfath yang berstatus sebagai kekasihnya dua tahun belakangan ini menyerobot pintu untuk keluar lebih dulu bersama Keanu, temannya. Mereka memang seperti itu, datang ke kelas paling akhir tapi pulang paling dulu. “Pacar lo tuh,” ujar Raisa yang kini duduk di samping Najihan. Setiap harinya teman duduk Najihan selalu berubah antara Sri, Ulfa, dan Raisa. Mereka melakukan ini agar hubungan pertemanan mereka berempat tidak terpecah belah menjadi dua kubu seperti kebanyakan. Najihan hanya tersenyum tipis untuk memakai tas ransel kecil di punggungnya. Sebuah pesan dari Ivan yang rutin menjemputnya mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD