Duapuluh delapan

1847 Words

Terlalu banyak luka yang tidak mampu terbaca. Tentang keinginan sebuah hati yang terkekang di dalam kerasnya takdir kehidupan. Tentang banyaknya mimpi yang tidak pernah mampu tercapai karena banyak alasan. Tentang masa lalu yang mengikat tanpa bisa dilepaskan.Realita pahit menunjukkan jalan yang rumit untuk sekelumit manusia yang sibuk mencari jati diri. Terlalu banyak kebohongan dan misteri yang sulit diungkapkan. Lantas begitu banyak menciptakan sebuah luka yang nantinya tidak akan pernah terpulihkan. Seperti sayatan tajam yang mematikan rasa, namun masih menyiksa raga yang telah rapuh. Diam dengan sejuta do'a. Diam dengan segala kegundahan. Diam bersama luka-luka. Diam bersama air mata. Di balik diamnya tersembunyi sebuah amarah yang tersimpan rapi. Sebuah kemarahan besar yang en

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD