Delapan belas

1507 Words

Happy reading! ~D e m i K i a n~ Kapasitas hati seseorang untuk menampung rasa sakit jelas berbeda-beda. Namun, tetap sama ketika luka selalu datang tanpa permisi dan tidak pernah terobati. Maka saat itu juga hati membutuhkan sebuah tempat untuk berbagi. Mengurangi sedikit beban yang benar-benar berhasil mematikan segala rasa. Baik itu jiwa, dan juga logika. Seperti yang tengah dialami gadis remaja berusia delapan belas tahun ini. Yang terlalu banyak menyimpan luka dalam hatinya. Terlalu banyak tekanan serta tuntutan tanggung jawab yang membuat dirinya sendiri kewalahan untuk berpikir. Ada rasa lelah yang ia abaikan, rasa kesal yang berusaha ia singkirkan, juga kepedihan yang susah payah ia biaskan namun masih saja gagal. Di hari yang semakin sore itu, Kinan duduk di trotoar jalan komp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD