Kaffa dan Aldio sudah ditengah perjalanan menuju Jakarta. Sejujurnya Aldio merasa gelisah, karena malam ini bertepatan dengan pertunangan Nina dan Rey. Dia harus mengejar waktu menyelamatkan Dini, sekaligus datang acara pertunangan Nina untuk melakukan rencananya yang telah Alzio susun sejak lama. Sungguh Aldio tidak ingin membahayakan putrinya, dan ia juga harus menepati janjinya kepada Nina. "Kaf, lo bisa bawa mobilnya lebih cepat. Gue harus ngejar waktu." Pinta Aldio yang terus melirik jam tangannya. Kaffa tidak berkomentar, ia mengerti Aldio begitu khawatir. "Oh ya.. Lo tolong tetap berada pesta tunangan Nina, gua nggak mau ada yang curiga kalau lo nggak hadir. Yang Shella mau gue, dan lo gak perlu bantu gue." Tambah Aldio. "Tapi, Yo." Kaffa tak bisa meninggalkan Aldio, apalagi ia

