Pagi-pagi sekali Hanum sudah bangun, ditemani Helena ia menyiapkan sarapan yang akan ia antarkan pada Reyno ke apartemen. Hanum sebenarnya enggan melakukannya, melihat Reyno dan Mela di apartemen kemaren membuat Hanum malu untuk bertemu Reyno. Namun karena Helena memaksa, Wanita itu bersikeras membangunkan Hanum pagi-pagi untuk menyiapkan sarapan supaya bisa di antar ke apartemen sebelum Reyno berangkat bekerja. “Kau tidak boleh mundur. Ingat yang mama sampaikan tadi malam.” Helena mengintimidasi Hanum di sela-sela memasaknya. Wanita itu duduk di meja dapur sambil memerhatikan Hanum bekerja. Hanum diam seolah-olah tidak mendengar perkataan Helena, namun telinganya mendengar dengan jelas setiap kata yang Helena ucapkan. “Sudah selesai, Ma.” Hanum meletakkan hidangannya di atas meja bebe

