Mela sedang memasak makan malam ketika Reyno pulang bekerja. Ia memilih semur daging untuk menu makan malam. Dulu, ia pernah membuatkan Rayan semur daging, mereka belum menikah waktu itu, Rayan datang untuk bertemu Rusdi, sekalian makan malam bersama dan Rayan sangat menyukai semur daging buatan Mela. Aroma masakan Mela menguap ke ruangan, Reyno masuk dan mencium aroma lezat yang berasal dari dapur apartemennya. Awalnya ia terkejut karena ia tidak pernah menemukan hal yang seperti ini saat pulang bekerja, lalu ia tersadar kalau ada Mela yang membuatkan makan malam untuk dirinya. “Hmmm... dari aromanya, itu pasti enak.” Reyno muncul tiba-tiba di belakang Mela. Mela menoleh ke belakang, ia tidak sadar kalau Reyno sudah ada di sana. “Mas sudah lama berdiri di situ?” tanya Mela. “Sudah li

