Chapter 75, Tidak Bisa Lagi Tiiitttt.... Tiiiiitttt.... Teguh membunyikan klakson mobilnya tepat di depan pagar rumah Mela. Mela menyibakkan gorden jendela. “Mama pergi sebentar, ya?” ucapnya sembari mencium kening Aarick. “Cepat pulang, ya, Ma...,” ujar Aarick. Setelah pamit pada Rusdi, Mela menghampiri mobil Teguh dan langsung duduk di samping pria itu. Tanpa berkata, Teguh langsung memutar kemudi dan meninggalkan rumah Mela. Teguh membawa Mela ke sebuah mall. “Kita makan siangnya di dalam saja, ya,” ujar Teguh ketika mobil yang ia kendarai sudah mendapatkan tempat parkir di basement mall. Mereka kemudian masuk ke gerai makan ayam geprek punya seseartis kondang Indonesia. Tidak terlalu ramai di sana karena sudah melewati jam makan siang. Belum ada seorang pun yang berbicara

