Radival Pov... Aku memegangi kepalaku pusing. Samar-samar aku ingat aku menghabiskan 5 botol semalam. Sudah jelas kalau aku pasti tidak akan sadar semalam. Aku mengingat Lavion mengatakan padaku kalau si cabe itu, pingsan kemarin. Aku ingin menelfonnya. Tapi gengsi. Makan tuh gengsi. Gara-gara acara ngambek kemarin aku nggak bisa nyapa Keyra. Padahal sebenarnya waktu itu, aku sangat ingin menyapa cabeku itu, Dan menggenggam jemarinya. Yah ... aku masih kesal dengan acara pelukan mereka. Terlebih dia cinta pertamanya. Aku menjambak rambutku kesal. Bagaimanapun juga itu salahku yang mengacuhkannya. Aku punya alasan melakukannya. Aku nggak mau kalau sampe nenek sihir itu melukai Keyra karena marah padaku. Ok, nanti aku harus minta maaf padanya. Karena membuatnya marah. Untuk pertama pert

