Setelah keluar dari ruang tunggu yang hampir membuat mereka akan melakukan sesi intim di sana, Tristan dan Karina segera digiring oleh panitia menuju tempat acara akan dimulai. Tristan berdiri bersama beberapa orang untuk meletakkan batu bata pertama pembangunan laboratorium pusat pengembangan AI. Edwin juga di sana karena diundang oleh Tristan supaya percaya kalau uang perusahaan, lari ke tempat yang benar, bukan untuk foya-foya. Meski tentu, proyek yang Tristan lakukan ini belum pasti atau perkembangannya sangat jauh untuk bisa dilihat dari sekarang. Tapi tentu suatu saat yang baik akan menghasilkan yang baik juga. Toh mereka sudah mendapatkan uang kembali dari suntikan dana. “Terima kasih Pak Tristan, besar harapan kami bahwa Bapak akan mendukung kami lebih di depan nanti,” ujar seo

