Bab 175. Keseruan di Ruang Kerja

1043 Words

“Perpanjang masa kerjasama dengan Rukmana.” “Diperpanjang?” “Ya, tentu saja. Lumayan besar profitnya, dan Iben akan datang ke kantor besok pagi.” “Oh.” “Kamu mau bertemu dengannya?” “What?” “Just say hello.” “Dewa?” “Hei, dia nanyain kabar Quinza dan Zefarino, dia juga kirim salam buat kamu.” Reyna menatap wajah Dewa dengan sorot mata tajam. Sejak Dewa pernah mendiamkannya karena memeluk Igun, Reyna menjadi lebih berhati-hati saat bertemu laki-laki. Tapi sekarang kenapa Dewa malah menyuruhnya bertemu Iben? “Reyna, Iben adalah masa lalu kamu dan aku mengerti. Kita tetap berhubungan baik, apapun masa lalu dia, selagi dia sudah berubah lebih baik, tidak ada salahnya menjalin komunikasi kembali. Bukan berarti membahas masa lalu atau penyesalan yang sudah-sudah.” Reyna mengangguk men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD