Regan menjemput Angela ke kantor Angela. Ia masuk ke dalam ruangan Angela dan terlihat Angela tengah berdiri memunggunginya menatap keluar melalui dinding kaca. “Hallo sayang,” seru Regan seraya memeluk tubuh Angela dari belakang dan berhasil menyadarkan lamunan Angela. “Eh kamu. Kapan datang?” seru Angela tersadar dari lamunannya. “Ada apa? Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Regan menarik tubuh Angela untuk berbalik menghadapnya. “Ada apa?” tanya Regan menangkup kedua pipi Angela membuat tatapan Angela bertemu dengan mata tajam milik Regan. Regan dapat melihat mata sendu sehabis menangis di mata Angela. “Angel, katakan padaku apa yang terjadi? Apa Virendra menyakitimu?” seru Regan terdengar sangat men

