Episode 32

1216 Words

Angela terbangun dari tidurnya. Hal pertama yang dia lihat adalah d**a bidang nan hangat milik seseorang. Angela menengadahkan kepalanya dan melihat wajah tampan Regan tengah terlelap.                 ‘Bagaimana bisa dia tetap tampan walau sedang dalam keadaan tidur. Sungguh membuatku iri saja,’ batin Angela.                 Tangan Angela bergerak dan menyentuh kening Regan, kedua alisnya, hidungnya yang mancung. Gerakannya terhenti di ujung hidung Regan, ia ingin menyentuh bibir itu. Bibir yang sangat keras, tetapi begitu hangat dan sangat lembut. Tangan Angela perlahan bergerak hendak menyentuh bibir Regan, tetapi telapak tangan besar menangkap pergelangan tangannya membuat Angela membeku. Saat itu juga mata indah nan tajam dan penuh intimidasi itu terbuka.                 “Sedang men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD