Beberapa hari telah berlalu dan Angela telah kembali ke rumahnya sendiri. Ia pun kembali dengan rutinitas sehari-harinya. Kali ini ia tengah membuatkan kopi untuk Regan seperti biasa. Ia berjalan menuju ruangan Regan. Sebelum memasuki ruangan, ia mendengar ada suara seseorang di dalam ruangan Regan. “Apa ada tamu yah,” gumamnya karena tadi ia tengah berada di pantry. Angela mengetuk pintu dan langsung masuk tanpa menunggu perintah dari dalam. Deg Gerakan langkah Angela terhenti saat ia melihat seorang perempuan seksi tengah duduk di atas pangkuan Regan. Dan ia mengenal wanita itu, dia adalah seorang artis papan atas yang sebelumnya pernah datang kemari, Janeeta Tsurayya. Angela memalingkan pandangannya saa

