“Raut wajahmu yang seperti itu belum pernah aku lihat sebelumnya. Seharusnya aku khawatir, tetapi kau terlalu menggemaskan.” ~Jagaswara Syailendra. *** Ada dua hal berbeda yang dirasakan oleh kedua insan itu. Jagaswara yang sedang mencari-cari alasan mengapa ia melakukan hal baru saja, dan Claudya yang berpikir keras bagaimana dia harus bertindak di depan lelaki ini. Melewati pintu kafe dengan langkah yang tidak memelan sama sekali, Jagaswara bahkan tidak menoleh barang sekali pun pada Claudya. Tidak untuk memeriksa keberadaan perempuan itu di belakangnya, sebab dia berpikir genggamannya saja sudah cukup untuk memastikan perempuan itu dalam jangkauan. Claudya juga tidak punya celah untuk pergi, ketika ia hanya bisa mengeluarkan ringisan yang malah terdengar seperti suara merengek kini

