Chapter 27 - The Destiny Itself

1008 Words

"Aku tidak percaya takdir. Tetapi saat namaku menggema di udara, aku tahu takdir mungkin sedang berpihak padaku." ~Jagaswara Syailendra. *** Tidak ada sesuatu hal di dunia ini yang kebetulan, menurut prinsip Jagas. Lelaki itu meyakini bahwa setiap apa pun yang terjadi, pastilah terjadi untuk tujuan dan maksud tertentu. Begitu pula dengan malam itu, ketika ia mendengar namanya menggema dari balik mikrofon yang dipegang oleh si pembawa acara. "Jagaswara Syailendra!" Menahan napas beberapa detik akibat rasa kaget yang menyergap, Jagas tersadar dari lamunan akibat tepukan yang mendarat di bahunya. "Namamu itu, Gas!" seru Naufal senang, dengan senyum merekah yang menghiasi wajah tampannya malam itu. Jagas tidak menanggapi kalimat dari sepupunya, melainkan ia memilih untuk mengarahkan pan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD