“Kuharap apa yang dituliskan ini akan menjadi titik permulaan terbaik. Bagaimana pun, kuharap kau akan senantiasa menjadi pendukungku yang paling setia.” ~Claudya Leffan. *** Meeting pagi itu berjalan seperti biasa. Kalista dan beberapa karyawan lain ikut ambil andil dalam rapat yang cukup penting itu, sebab tender yang sedang mereka bicarakan hampir bernilai satu milyar rupiah. Dan di sanalah Claudya pagi itu, memijat pelipisnya entah untuk yang keberapa kali sejak rapat itu dimulai. Seorang rekan kerja sedang memberikan persentasi mengenai anggaran dana dan material yang mereka butuhkan, hingga menyerempet pada vendor potensial yang sekiranya akan bisa membantu proyek besar ini berjalan. Laptop yang menyala di hadapan Claudya menampilkan data yang sedang dibahas di ruang rapat, teta

